Total Tayangan Laman

Selasa, 27 Desember 2011

penyebab perjudian dan solusi mecegahya


FAKTOR-FAKTOR YANG MEMBUAT SESEORANG MELAKUKAN PERJUDIAN
1.      Faktor Sosial & Ekonomi
Bagi masyarakat dengan status sosial dan ekonomi yang rendah perjudian seringkali dianggap sebagai suatu sarana untuk meningkatkan taraf hidup mereka. Karenamereka berfikir, Dengan modal yang sangat kecil mereka akan mendapatkan keuntungan yang sebesar-besarnya atau menjadi kaya dalam sekejab tanpa usaha yang besar. Selain itu kondisi sosial masyarakat yang menerima perilaku berjudi juga berperan besar terhadap tumbuhnya perilaku tersebut dalam komunitas.
2.      Faktor Situasional
Situasi yang bisa dikategorikan sebagai pemicu perilaku berjudi, diantaranya adalah tekanan dari teman-teman atau kelompok atau lingkungan untuk berpartisipasi dalam perjudian dan metode-metode pemasaran yang dilakukan oleh pengelola perjudian. Tekanan kelompok membuat sang calon penjudi merasa tidak enak jika tidak menuruti apa yang diinginkan oleh kelompoknya. Sementara metode pemasaran yang dilakukan oleh para pengelola perjudian dengan selalu mengekspose para penjudi yang berhasil, sehingga memberikan kesan kepada calon penjudi bahwa kemenangan dalam perjudian adalah sesuatu yang biasa, mudah dan dapat terjadi pada siapa saja. padahal kenyataannya kemungkinan menang sangatlah kecil.
3.      Faktor Belajar
Sangatlah masuk akal jika faktor belajar memiliki efek yang besar terhadap perilaku berjudi, terutama menyangkut keinginan untuk terus berjudi. Yang memang pada awalnya ia hanya   ingin mencoba, akan tetapi karena penasaran dan berkayakinana bahwa kemenangan bisa terjadi kepada siapapun, termasuk dirinya dan berkeyakinan bahwa dirinya suatu saat akan menang atau berhasil, sehingga membuatnya melakukan perjudian berulang kali..
4.      Faktor Persepsi tentang Probabilitas Kemenangan
Persepsi yang dimaksudkan disini adalah persepsi pelaku dalam membuat evaluasi terhadap peluang menang yang akan diperolehnya jika ia melakukan perjudian. Para penjudi yang sulit meninggalkan perjudian biasanya cenderung memiliki persepsi yang keliru tentang kemungkinan untuk menang. Mereka pada umumnya merasa sangat yakin akan kemenangan yang akan diperolehnya, meski pada kenyataannya peluang tersebut amatlah kecil karena keyakinan yang ada hanyalah suatu ilusi yang diperoleh dari evaluasi peluang berdasarkan sesuatu situasi atau kejadian yang tidak menentu dan sangat subyektif. Dalam benak mereka selalu tertanam pikiran: "kalau sekarang belum menang pasti di kesempatan berikutnya akan menang, begitu seterusnya".
5.      Faktor Persepsi terhadap Ketrampilan
Penjudi yang merasa dirinya sangat trampil dalam salah satu atau beberapa jenis permainan judi akan cenderung menganggap bahwa keberhasilan/kemenangan dalam permainan judi adalah karena ketrampilan yang dimilikinya. Mereka seringkali tidak dapat membedakan mana kemenangan yang diperoleh karena ketrampilan dan mana yang hanya kebetulan semata. Bagi mereka kekalahan dalam perjudian tidak pernah dihitung sebagai kekalahan tetapi dianggap sebagai "hampir menang", sehingga mereka terus memburu kemenangan yang menurut mereka pasti akan didapatkan.
SOLUSI MEMBERANTAS PERJUDIAN
Kesadaran Atau Tanggung Jawab Dari Diri Sendiri
1.      Hendaknya ikhlas karena Allah 'Azza wa Jalla untuk benar-benar berhenti dari perbuatan judi, dan memohon kepada-Nya setiap saat agar dijauhkan dari perbuatan tersebut.
2.      Meyakini bahwa perbuatan judi hukumnya haram. Setiap perbuatan yang haram bila dilanggar pasti akan membahayakan, baik di dunia maupun di akhirat.
3.      Hendaknya memahami bahwa bila penghasilannya haram maka do'anya dan amal ibadahnya tidak akan diterima atau dikabulkan oleh Alloh Subhanahu wata'ala.
4.       Orang yang berjudi hendaknya memahami bahwa penghasilannya dari hasil judinya itu tidak akan berbarokah.
5.      Hendaknya menyadari bahwa orang-orang yang berjudi pada umumnya adalah orang yang malas bekerja.
6.      Hendaknya menyadari bahwa orang yang berjudi pada umumnya berteman dengan orang-orang yang jahat, pemain wanita dan pemabuk
7.      Hendak menyadari bahwa orang yang berjudi hatinya selalu gelisah dan jiwanya tidak tenang
8.      Hendaknya menyadari bahwa orang yang berjudi umumnya pemarah, dan keluargalah yang menjadi sasaran utama
9.      Hendaknya bahwa dengan berjudi orang akan malas shalat dan ibadah-ibadah yang lain.
Kesadaran  Atau Tanggung  Jawab Dari Lingkungan Sekitar, Baik Keluarga, Masyarakat Dan Pemerintah
1.      Orang tua harus selalu memberikan bimbingan kepada anak-anaknya agar terhindar dari perjudian.
2.      Orang tua harus memberikan bekal pengetahuan agama kepada anak-anaknya.
3.      Tokoh-tokoh masyarakat hendaknya membentuk sebuah kegiatan bagi para remaja, pengangguran, dan warga yang kurang aktif dalam perkumpulan. Sehinnga akan tercipta suasana kebersamaan dan terhindar dari perbuatan-perbuatan yang dilarang agama dan Negara, seperti judi.
4.      Pemerintah hendaknya membuat intel , disetiap desa atau kecamatan, untuk memantau terjadinya perjudian dan tindak kriminalitas lainnya.
5.      Pemerintah Hendaknya menindak tegasdan tidak pandang bulu kepada pelaku perjudian dan tindak kriminalitas lainnya, agar menjadi pelajran bagi yang lainnya.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar